Tampilkan postingan dengan label Love is Suck. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love is Suck. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2013

... PELUKLAH ISTERI DISAAT DIA MENANGIS ...

Sore ini menemukan artikel bagus yang lumayan banyak di komentari sinis para suami - suami hehehehe. Diakui atau tidak bahwa wanita memang makhluk paling unik dengan segala kelembutan, kepekaan dan kesensitivannya :D. Jadi ini cuma sekedar referensi untuk para  calon suami dan para suami dimuka bumi ini, artikel yang memang harus diterima hahahahahha.



  • Bila istrimu menangis dihadapanmu, tak peduli apapun sebabnya, peluklah dia, biarpun dia menolak, tetap peluklah dengan erat. Akan lebih nyaman menangis dalam pelukkanmu dibandingkan menangis sendirian.
  • Bila istri mengatakan tentang kesalahanmu, tolong jangan selalu mengatakan dia cerewet, Itu semua karena ia peduli padamu.
  • Bila istri sedang kesal dan mengabaikanmu, jangan ikut - ikutan tidak peduli, ini adalah tantangan bagi kalian para suami untuk saatnya membuang gengsi demi cinta kepada istri.
  • Bila istri tidak mau mendengarkan dan berbalik badan berjalan meninggalkanmu, kejarlah dia. Bila kau sungguh mencintainya, apakah kau tega meninggalkannya sendirian?
  • Bila istrimu berkata "kamu pergi saja" atau "aku tidak mau mempedulikanmu lagi" jangan percaya begitu saja, mungkin itu hanya dibibir saja, sedangkan hatinya tidaklah demikian, sebenarnya itu adalah saat dimana dia paling membutuhkanmu.
  • Bila istrimu marah, suasana hatinya sedang tidak enak dan tidak mau makan, jangan bertanya mau makan apa, dia pasti berkata tidak mau semuanya.belikan makanan kesukaannya, tunggu suasana hatinya membaik dan berikan pada dia, jangan menggunakan ancaman bahwa kamu juga tidak mau makan.
  • Hargai istrimu, tidak perlu berpikir terlalu rumit, apa yang wanita mau selalu sederhana sebetulnya.
  • Terkadang, berkompromi bukanlah berarti mengaku kalah, itu adalah suatu sikap memahami.
  • Memaafkan bukan berarti lemah, melainkan sebuah kepedulian dan menghargai istrimu.

Silahkan disimak, di aplikasikan kepada pasanganmu ^_^.....semoga pernikahannya tambah langgeng. Aamiin.



Depok, 12 Oktober 2013

Minggu, 13 Januari 2013

Mencintai Dengan Sederhana

Aku Ingin-Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..


 ********************************************************
Ini puisi sederhana dengan makna yang tidak sesederhana penulisannya dan penerapannya sungguh tidak sederhana. Saat ini aku akan membicarakan cinta untuk sepasang manusia, entah sepasang kekasih atau suami istri.  Cinta itu komplek sekali menurutku, untuk bisa menerapkan cinta sederhana seperti puisi diatas, dibutuhkan kedewasaan, jiwa yang lapang dan kesabaran serta keikhlasan yang luar biasa. Itu yang aku tau dan aku rasakan. Cinta  sederhana itu menurutku tidak harus memiliki, tidak harus menuntut, membiarkan pasangan kita melakukan apapun yang dia inginkan. bahkan seorang teman berkata "menurutku mencintai dengan luka sekalipun masih bisa dinikmati, bukankah mencintai adalah memberi tanpa berharap untuk dibalas??"

Mungkin benar apa yang dikatakan, tapi kok rasanya tidak sesederhana itu untuk menerimanya :D. Sebab karakteristik setiap orang berbeda-beda. Ada yang menyebutkan cinta itu egois, cinta itu kejam, cinta itu suci, cinta itu mengasihi dll, artinya penerapan itu bisa dilihat dari latar belakang dan sifat dari si manusianya sendiri serta tidak ada satu orangpun yang bisa merubah karakter pribadi seseorang. Seperti kertas kosong, semua yang kita alami dimasa lampau adalah tinta yang terus menoreh gambar katakteristik pribadi seseorang. Makanya Tuhan menciptakan berbagai macam sifat yang bisa di mix and match kan? Artinya tidak semuanya bisa cocok atau selaras Iya toch? :D

Buatku, CINTA YANG SEDERHANA itu adalah sepasang manusia yang saling mencintai dengan tulus, tidak ada paksaan didalamnya, saling menghargai perasaan masing - masing, bertanggung jawab atas keutuhan hubungan tersebut, saling menjaga nama baik pasangannya, dan saling mengisi satu sama lain. hehehehehe ternyata ga sederhana juga tuh.

Whatever itu, buatku hidup itu sudah sulit, maka temukanlah cinta yang mampu membuatmu merasa bahwa sesulit apapun kehidupanmu nanti, bersamanya akan terasa lebih mudah, sebab kekuatan cinta itu luar biasa ^_^.

 Semua yang aku katakan di tulisan ini adalah pemikiranku, pasti banyak sekali pendapat lain tentang cinta, dan tidak ada yang salah menurutku. Sampai bertemu di penulisanku tentang cinta lain selain untuk kekasih hati :D

Kalau mengutip ucapan om Mario Teguh,
Cinta selalu indah.

Salah memilih kekasih dan salah cara mencintai adalah perusak keindahan cinta.

Maka, jangan salahkan cinta.

Cinta hanya memperlakukanmu seindah pekertimu.
 

 Cheers,

Putri 

 

Sabtu, 12 Januari 2013

Marriage


Nice Story My Dear
Married or not… you should read this.

Marriage.
“When I got home th...at night as my wife served dinner, I held her hand and said, I’ve got something to tell you. She sat down and ate quietly. Again I observed the hurt in her eyes.

Suddenly I didn’t know how to open my mouth. But I had to let her know what I was thinking. I want a divorce. I raised the topic calmly. She didn’t seem to be annoyed by my words, instead she asked me softly, why?

I avoided her question. This made her angry. She threw away the chopsticks and shouted at me, you are not a man! That night, we didn’t talk to each other. She was weeping. I knew she wanted to find out what had happened to our marriage. But I could hardly give her a satisfactory answer; she had lost my heart to Jane. I didn’t love her anymore. I just pitied her!

With a deep sense of guilt, I drafted a divorce agreement which stated that she could own our house, our car, and 30% stake of my company. She glanced at it and then tore it into pieces. The woman who had spent ten years of her life with me had become a stranger. I felt sorry for her wasted time, resources and energy but I could not take back what I had said for I loved Jane so dearly. Finally she cried loudly in front of me, which was what I had expected to see. To me her cry was actually a kind of release. The idea of divorce which had obsessed me for several weeks seemed to be firmer and clearer now.

The next day, I came back home very late and found her writing something at the table. I didn’t have supper but went straight to sleep and fell asleep very fast because I was tired after an eventful day with Jane. When I woke up, she was still there at the table writing. I just did not care so I turned over and was asleep again.

In the morning she presented her divorce conditions: she didn’t want anything from me, but needed a month’s notice before the divorce. She requested that in that one month we both struggle to live as normal a life as possible. Her reasons were simple: our son had his exams in a month’s time and she didn’t want to disrupt him with our broken marriage.

This was agreeable to me. But she had something more, she asked me to recall how I had carried her into out bridal room on our wedding day. She requested that every day for the month’s duration I carry her out of our bedroom to the front door ever morning. I thought she was going crazy. Just to make our last days together bearable I accepted her odd request.

I told Jane about my wife’s divorce conditions. . She laughed loudly and thought it was absurd. No matter what tricks she applies, she has to face the divorce, she said scornfully.

My wife and I hadn’t had any body contact since my divorce intention was explicitly expressed. So when I carried her out on the first day, we both appeared clumsy. Our son clapped behind us, daddy is holding mommy in his arms. His words brought me a sense of pain. From the bedroom to the sitting room, then to the door, I walked over ten meters with her in my arms. She closed her eyes and said softly; don’t tell our son about the divorce. I nodded, feeling somewhat upset. I put her down outside the door. She went to wait for the bus to work. I drove alone to the office.

On the second day, both of us acted much more easily. She leaned on my chest. I could smell the fragrance of her blouse. I realized that I hadn’t looked at this woman carefully for a long time. I realized she was not young any more. There were fine wrinkles on her face, her hair was graying! Our marriage had taken its toll on her. For a minute I wondered what I had done to her.

On the fourth day, when I lifted her up, I felt a sense of intimacy returning. This was the woman who had given ten years of her life to me. On the fifth and sixth day, I realized that our sense of intimacy was growing again. I didn’t tell Jane about this. It became easier to carry her as the month slipped by. Perhaps the everyday workout made me stronger.

She was choosing what to wear one morning. She tried on quite a few dresses but could not find a suitable one. Then she sighed, all my dresses have grown bigger. I suddenly realized that she had grown so thin, that was the reason why I could carry her more easily.

Suddenly it hit me… she had buried so much pain and bitterness in her heart. Subconsciously I reached out and touched her head.

Our son came in at the moment and said, Dad, it’s time to carry mom out. To him, seeing his father carrying his mother out had become an essential part of his life. My wife gestured to our son to come closer and hugged him tightly. I turned my face away because I was afraid I might change my mind at this last minute. I then held her in my arms, walking from the bedroom, through the sitting room, to the hallway. Her hand surrounded my neck softly and naturally. I held her body tightly; it was just like our wedding day.

But her much lighter weight made me sad. On the last day, when I held her in my arms I could hardly move a step. Our son had gone to school. I held her tightly and said, I hadn’t noticed that our life lacked intimacy. I drove to office…. jumped out of the car swiftly without locking the door. I was afraid any delay would make me change my mind…I walked upstairs. Jane opened the door and I said to her, Sorry, Jane, I do not want the divorce anymore.

She looked at me, astonished, and then touched my forehead. Do you have a fever? She said. I moved her hand off my head. Sorry, Jane, I said, I won’t divorce. My marriage life was boring probably because she and I didn’t value the details of our lives, not because we didn’t love each other anymore. Now I realize that since I carried her into my home on our wedding day I am supposed to hold her until death do us apart. Jane seemed to suddenly wake up. She gave me a loud slap and then slammed the door and burst into tears. I walked downstairs and drove away. At the floral shop on the way, I ordered a bouquet of flowers for my wife. The salesgirl asked me what to write on the card. I smiled and wrote, I’ll carry you out every morning until death do us apart.

That evening I arrived home, flowers in my hands, a smile on my face, I run up stairs, only to find my wife in the bed - dead. My wife had been fighting CANCER for months and I was so busy with Jane to even notice. She knew that she would die soon and she wanted to save me from the whatever negative reaction from our son, in case we push through with the divorce.— At least, in the eyes of our son—- I’m a loving husband….

The small details of your lives are what really matter in a relationship. It is not the mansion, the car, property, the money in the bank. These create an environment conducive for happiness but cannot give happiness in themselves.

So find time to be your spouse’s friend and do those little things for each other that build intimacy. Do have a real happy marriage!

If you don’t share this, nothing will happen to you.

If you do, you just might save a marriage. Many of life’s failures are people who did not realize how close they were to success when they gave up.”

Mencintai dengan cara yang sempurna

Ada sepasang suami isteri,
dimana sang isteri adalah wanita yang sangat amat cantik, tanpa aib sedikit pun.
Dan suaminya sangat mencintai, begitu juga isterinya.

Dihari-hari itu, sedang maraknya tersebar penyakit kulit,yang akibatny merusak keindahan kulit. Sang isteri merasa dirinya tertular & wajahnya mulai hancur dimakan penyakit. Dikala itu,
sang suami sedag berada diluar & belum megetahui bahwa isterinya terserang penyakit kulit tersebut.

Dalam perjalanan pulang, sang suami megalami kecelakaan yang mengakibatkan dia menjadi buta.

dari hari ke hari....
sang isteri yg pada mulanya bidadari berubah menjadi wanita yg amat jelek & meyeramkan namun sang suami tak bisa melihat & kehidupan mereka berjalan spt biasa dgn penuh kasih sayang serta cinta seperti awal mereka menikah.

Βerjalan 40 tahun,sang isteri meninggal & sang suami sangat amat bersedih & merasa kehilangan. Di pemakaman sang suami adalah orang terakhir yang keluar dari kuburan sang isteri.
Ketika berjalan,
datanglah seorang menyapa,
"pak, bapak Мau kemana???
Jwb sang suami," saya Мαu pulang"..

Mendengar jawaban tersebut, orang itu menjadi bersedih dengan keadaan sang suami buta & sendiri. lalu orang tersebut berkata..,
"bukankah bapak buta & selalu bergandengan dengan sang isteri? sekarang bagaimana cara bapak mau pulang sendiri?"

Sang suami menjawab "sebenarnya saya tidak buta, selama 40 tahun saya hanya berpura-pura buta agar isteri saya tidak minder atau rendah diri apabila saya mengetahui bahwa dia sakit & wajahnya berubah menjadi menakutkan"..

PESAN MORAL:
Τerima pasangan kamu apa adanya dengan segala kekurangan & kelebihannya karena tidak bukan mencari orang yang sempurna tetapi bagaimana Mencintai pasangan Κita dgn cara yg sempurna dlm situasi & kondisi apapun... itulah cinta yg sempurna" :)



sumber : nn

Rabu, 09 Januari 2013

KESEMPATAN & PILIHAN....

Bertemu adalah kesempatan..

Mencintai adalah pilihan..

Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan..

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya..
Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan..

Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya..
Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan...

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai Kesempatan dalam hidup kita..

Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah Pilihan...

Mungkin kesempatan mempertemukan pasangan jiwa kita dengan kita..
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.

Kita berada dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai.. Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna.. Dengan cara yang Sempurna...

Mari BELAJAR mencintai dan menyayangi suami/istri/pasangan kita yang Belum Sempurna dengan cara yang Sempurna..

Karena pasangan kita adalah satu2nya pasangan waris kita. Agar jiwa kita pun menjadi Sempurna di hadapan Tuhan.

Diakah JODOH Kamu??!! yukz ricek disini :D


Pakar relationship sekaligus penulis buku 21 Ways to Attract Your Soul Mate, Arian Sarris memberikan rahasianya:

Pertanda 1
Rahasia sepasang kekasih agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang adalah adanya saling berbagi. Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu pekerjaan sepele atau besar.Paling penting adalah Anda berdua selalu bisa menikmati segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Nah, apakah Anda sudah merasakan hal tersebut? Jika ya, selamat berarti ada harapan bahwa dia adalah calon pendamping hidup Anda!

Pertanda 2
Salah satu kriteria yang menentukan cocok tidaknya dia itu jodoh Anda atau bukan adalah kemampuannya bersikap santai di depan Anda. Coba sekarang perhatikan, apakah gerak geriknya, caranya berpakaian, gaya rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya? Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat ? Jika tidak, (maaf) kemungkinan besar dia bukan jodoh Anda.

Pertanda 3
Adanya kontak bathin membuat hati Anda berdua bisa selalu saling tahu. Dan bila Anda atau si dia bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi serta perasaanya satu sama lainnya pada situasi tertentu. Selamat! Mungkin sebenarnya dialah belahan jiwa Anda yang tersimpan...

Pertanda 4
Bersamanya bisa membuat perasaan Anda menjadi santai, nyaman tanpa perasaan tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari tak membuat Anda merasa bosan.. Ini bisa sebagai pertanda bahwa Anda berdua kelak bisa saling terikat.

Pertanda 5
Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun. Dan dia selalu bisa memahami cuaca dalam hati Anda baik dalam suka dan duka. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut saat bersama. Sekarang, ingat-ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang datang memberi bantuan tatkala Anda dirundung musibah? Dia selalu paham saat PMS Anda datang menyerang? Dia tau keadaan waktu anda sakit....... ..Jika ya, tak salah lagi. Dialah orangnya...

Pertanda 6
Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga Anda, dia tak peduli dengan masa lalu Anda saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak malu-malu menceritakan masa lalunya.. Nah, kalau begitu ini bisa berarti dia sudah siap menerima Anda apa adanya..

Pertanda 7
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan Anda tak malu-malu memperlihatkannya pada si dia. Bahkan pada saat Anda tampil 'buruk' di depannya sekalipun, misalnya saat Anda bangun tidur atau saat Anda sakit dan tak mandi selama dua hari.

Pertanda 8
Bila Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman di tangannya daripada di tangan sahabat-sahabat Anda. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi menyimpan rahasia apapun darinya, maka berbahagialah! Karena ini bisa berarti pasangan sejati telah Anda temukan !

Apakah kedelapan pertanda di atas telah Anda temukan padanya?

Selasa, 08 Januari 2013

Pria Baik Itu Cuma Ada Di Film, Katanya.... :D

Hai Temans,,,,

Tiba - tiba malam ini  keingetan ucapan temen cowok ke aku, dia bilang kayak gini : "lo kayaknya kebanyakan nonton film korea deh put, ga ada cowok kayak gitu, harapan lo terlalu muluk,,,,,gw sebagai cowok mengakui kok, kalo cowok pada dasarnya brengsek dan ga mungkin cuma bisa fokus sama satu cewek, even udah merit". hahahhahaha getir banget ya. Kalian tau ga yang ngomong itu adalah temen aku yang udah pacaran sama ceweknya selama 6 tahun dan berencana tahun depan menikah.

Uhhffftt kalo udah ngomongin cowok dan cinta emang engga pernah ada habisnya,,,bahkan sampai akhir zaman pun aku rasa topik cinta tetap paling hangat untuk di bicarakan hahhaha. :D

Awal pembicaraannya adalah ngomongin tipe cowok baik menurut aku,,,,dari sekian cowok yang aku kenal baik yang memiliki kisah denganku maupun tidak (cuma temen biasa), hampir semuanya sama,,,,EGOIS, KONYOL, MINDERAN...hahahhah aku tau, pasti banyak cowok yang komplain baca tulisan ini,,tapi terserah aja, ini kan pengalaman aku bersama orang-orang yang ada di sekelilingku. Aku akan kasih contoh beberapa kisah yang aku sadur dari beberapa curhatan teman,,,,

EGOIS1 : Cowok merasa punya insting "berburu" yang tinggi

Pacaran sekian tahun, tiba-tiba tuh cowok berubah. Awalnya protektif banget, kalo si cewek ga ngabarin dia marah, apa-apa harus bareng sama dia, pokoknya apapun harus se izin dia (padahal nikah juga belum, alasannya untuk membiasakan pacarnya jadi istri yang baik kalo nanti berjodoh). eeehhhh belakang kok tiba-tiba kayak engga perhatian gitu, yang parahnya ceweknya tanya kabar normal, dia seperti ga suka dan  bilang kayak gini "kayaknya ga perlu lagi deh nanyain aku lagi apa? udah makan atau belum? aku udah pulang atau belum? kalo aku engga ngabarin artinya aku baik - baik aja, itu kan hal yang biasa dikeseharian. aku juga yakin kamu dan aku bisa mengurus diri masing - masing dengan baik,,bla..bla..bla..."

Tuhan memang maha baik, tidak lama dari kejanggalan itu.....semuanya terkuak.....dia affair dengan temen kerjanya. Hancurlah hati si perempuan, ga mau di selingkuhin....si cewek minta putus sama pacarnya,,,,lucunyaaa tuh pacar ga mau diputus..hahahha serakah banget ya...alasannya adalah "aku engga ngerti kenapa belakangan ini aku ga bisa kontrol keinginan aku untuk "menaklukkan" perempuan-perempuan lain yang ada disekitar aku,,,,,kayaknya gejolak aku untuk berburu itu sangat besar, mungkin aku sedang dalam fase itu, kamu bisa ga ngertiin kondisi aku?. aku sayang sama kamu, ga mau kehilangan kamu. lagian ini cuma main-main kok, kan kita udah berencana serius. aku akan berusaha menghilangkan itu, tapi ada baiknya km bisa ngertiin keadaan psikologis aku sekarang"

baaahhh pas denger cerita itu,,,rasanya aku pengen nyuruh temenku buat mutusin aja cowoknya, tapi aku menghargai keputusannya untuk memaafkan dan kembali pada si cowok...tapi updatenya, akhirnya mereka putus lagi karna tuh cowok tetep serakah banget hahhahahhhahah. syukurlah :p

EGOIS 2 : Gw putusin dia kerana gw sayang sama dia

kalo yang ini lain lagi ceritanya.......temen cowok aku cerita kalo dia putus sama ceweknya karena dia merasa ga bisa menyamai "level" si cewek, padahal ceweknya sayang sama sama temen aku ini.....maksudnya sich mau tau diri....tapi ini salah satu keegoisan cowok yang diembel2kan harga diri laki - laki lah, proud lah, padahal defenitely BULLSHIT hahahhahaha. cowok itu harus berani, kalo kondisinya sekarang belum bisa menyamakan "kedudukan" ya berusahalah...toch si cewek juga ga mempermasalahkan itu, bahkan dia support abis-abisan untuk kemajuan si cowok. ehhh si cowok malah selingkuh sana selingkuh sini dengan alasan mencari yang terbaik. dan biasanya dia selingkuh sama cewek-cewek yang kualitasnya di bawah pacarnya, karena merasa lebih punya "power" didepan tuh cewek (ini sesuai pengakuannya ke aku :D).

Mungkin ini hal yang wajar dilakukan cowok kalo si ceweknya ga bisa ngertiin si cowok dan sok dominan. nah ini si cewek udah berusaha banget menghargai si cowok...mengikuti 'rules" si cowok, pokoknya buat aku yang sesama cewek gini,,,tuh cewek the best banget..bahkan terbesit dalam pikiran "kok lo mau sich sama tuh cowok,,,padahal lo bisa dapetin cowok lebih dari itu" tapi ga tega ngomongnya sama temen aku hahhhahahaha. sebetulnya temen aku ini cowok baik, cerdas, hebatlah ya....dan aku yakin kedepannya punya masa depan dan karir yang baik...tapi semuanya jadi  0 besar karna sikapnya ini hehehhe (objektif banget ya aku :p). Terakhir aku cuma nanya "trus akhirnya lo mutusin cewek lo yang lo bilang baik banget itu karena apa?" dia jawab "karena gw sayang sama dia, jadi gw lepas dia untuk mendapatkan cowok yang lebih baik dari gw" buahahhahahha TRUSSSS LO MIKIRIN GA GIMANA PERASAAN MANTAN CEWEK LO PAS LO PUTUSIN??!! hahahahaha Astagfirullah egoisnya :)

Sebetulnya masih banyak lagi contoh-contohnya,,,,,bahkan temen aku yang mengakui kalo cowok itu brengsek bilang kalo dia sebelum menikah akan menggunakan sistem perbankan dalam hubungannya. Ada kantor pusat dan kantor cabang.....makin banyak cabang makin besar perusahaan banknya hahahhahaha SAKIT JIWA......dia bilang "aaahhh senang-senang dulu ajalah sekarang, kalo udah nikah kan ga bisa lagi" siapa bilang mas,,,,,kalo udah habit mau udah kakek2 juga tetep aja kelakuan minus hahahhaha.

Walaupun temen aku membuatku jadi pesimis kalo cowok baik, setia, sayang cuma sama pacar / istirnya, pengertian, perhatian cuma ada di film....khususnya di film - film korea yang aku tonton, tapi aku yakin didepan sana akan ada laki - laki hebat, laki - laki yang hanya mencintai aku seorang, setia dan fokus kekeluarganya serta berani menjadi pasangan aku :D. Kesempurnaan itu hanya milik Allah, oleh karena itu belajarlah menerima kekurangan dan kelebihan pasangan masing - masing dengan cinta. Insya Allah langgeng. Aamiin


Oke deh,,,,next nanti aku cerita lagi hal - hal konyol tentang mahkluk Tuhan yang mengklaim dirinya kuat namun kebanyakan hatinya lemah hahahhaha

see u....

Putri